KATA SIAPA DAMAI ITU SUSAH? HAA???

 Sering sekali kita mendengar kata ‘Damai’, namun pernahkah kita ketahui bahwa menjalin perdamaian butuh keikhlasan dan niat yang nyata dari masing-masing diri. Seperti berdamai dengan mantan pacar misalnya, walau ada rasa tidak enak paling tidak kita juga harus berdamai dan bukan menganggapnya musuh. Contoh lain yang akhir-akhir ini aku temui. Ketika ada hal yang seharusnya bisa diselesaikan dengan baik malah berbalik arah. Hal sepele saja juga dapat menimbulkan masalah jika kita menganggapnya masalah. Kalau sebuah permasalahan diselesaikan dengan baik, maka akan ada perdamaian yang indah pula.

Dalam menciptakan situasi damai itu tidaklah susah kok. Justru yang merumitkan adalah diri sendiri yang bisa saja berimbas ke orang lain. Jika saja kita menganggap masalah bukanlah masalah, perdamaian tersebut bisa juga tercipta. Misal, memaafkan kesalahan orang lain tanpa adanya balasan. Perlu kita tahu, seindah-indahnya berlian yang lebih indah adalah perdamaian, Asiik…  Mengapa begitu? Perdamaian itu tak ternilai, jika saja kita tahu letak atau posisi untuk mewujudkan perdamaian tersebut.

Seperti halnya pencarian #DutaDamaiDuniaMaya2016 yang Lalu. Banyak masyarakat berbondong-bondong untuk mengapresiasi bahkan ikut serta dalam penyampaian pesan damai ke khalayak. Kita tahu antusiasme merekalah yang memperkuat bahwa perdamaian itu perlu.

So, susah buat berdamai dengan mantan? *Eeehh

So, susah buat berdamai dengan mereka? Kita adalah sama. Sama yang disatukan lewat cinta. Jangan lupa ya mampir ke rumah kak maya www.bintangberpuisi.com dan jangan lupa pula untuk ambil bagian dalam Duta Damai Dunia Maya 😉

recall the past